Hola! Como esta?

CeRiTa2 nggak jelas

Blog EntryTelephone dari setanMay 10, '08 11:16 AM
for everyone
    

Waktu jam kantor masih menunjukkan pukul 08.30 WIB, boss gue, orang nomer satu di perusahaan tiba-tiba mengumpulkan kami, seluruh karyawan yang di lantai 2 buat diberikan sebuah pengumuman aneh nan ajaib

Boss gue ini baru beberapa menit yang lalu menerima pesan singkat di henponnya dari sang suami, isinya “hati-hati kalau terima telfon dari nomor telfon yang awalnya berangka 666 atau 8666 

Spontan gue dan teman-teman langsung pada bengong

Memang ada apa Bu?

Kata suami saya, sudah 3 orang meninggal setelah mendapat telfon dari nomor itu.

Masya Allah...

Gue yang denger ini jadi berasa aneh saja, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, bisa-bisanya sih langsung percaya dengan SMS iseng seperti itu?

Memang sebagai manusia, adalah hal yang wajar kalau kita dirudung rasa takut akan kematian. Tapi bukannya aneh banget tuh, mana ada sih nomor telpon bisa menularkan virus maut dan membuat nyawa melayang hanya dengan 1 missed call saja?

Nggak tau deh ya apa sudah pada denger berita tersebut

Gue penasaran...nomor telpon dengan angka mirip angka setan itu berasal dari provider mana ya? Denger-denger dari satu provider baru yang berawalan huruf A dan terdiri dari 4 kata ya?

 



Blog EntryRuginya pakai ponsel Nokia Black MarketMay 10, '08 6:57 AM
for everyone
   

Buat teman-teman pengguna nokia seri2 canggih alias bisa update software sendiri lewat internet tapi.............henponnya adalah henpon BM (Black Market), WASPADALAH bila mau mengupdate firmware sendiri melalui nokia pc suite dengan menggunakan cable data.

Pengalaman ini terjadi dengan nokia N80 & nokia 6630 kepunyaanku.

Salah juga sih karena gue belinya maksa, beli second, dengan harga jauh lebih murah dari pasaran asli. Yang N 80 asalnya dari suatu negara di Eropa (nggak tau negara apa, soalnya masih pakai bahasa Inggris), yang 6630 dari Itali (buku petunjuknya semua dalam bahasa Itali)

Yang terjadi nih, sewaktu firmware di 6630 & N80 udah mulai kerasa lemotnya, mulai dari buka aplikasi yang lama, dan kirim sms juga lama, gue mulai berinisiatif buat  mengupdate firmware sendiri via internet yg bisa langsung keliatan di nokia pc suite.

Hasilnya memang henpon jadi lebih cepat dalam membuka berbagai aplikasi, hanya saja giliran kita mau cek saldo (itu tuh..kalo gue pake telkomsel, cek saldonya *888#) ...weks! ternyata nggak bisa! Tampilan tetep dengan layar asal nggak bergeming sama sekali. Lain-lainnya, kayak kirim SMS, telpon, dan terima telpon tetep bisa.  

Penasaran dong, gue datangi Nokia Professional Center. Usut punya usut, nggak taunya gue mendownload firmware yang sesuai dengan dimana henpon gue berasal, yaitu dari Eropa ... hihihi... Otomatis, aplikasi Eropa nggak membaca provider Indonesia...hahaha...

Mau dikembalikan lagi ke firmware asal, pihak Nokia-nya nggak berani, karena 90% kemungkinan henpon gue bakalan meninggal dunia untuk selama-lamanya alias mati total dan jadi penghuni keranjang sampah.

Akhirnya, gue menikmati saja henpon tanpa bisa cek saldo. Bahkan begitu gue cerita ke temen-temen gue, ada satu yang nyeletuk, “henpon elo henpon orang kaya Mbak, abis nggak bisa cek saldo, jadi dipake aja terus, kalo kira2 nggak bisa buat nelpon atau sms, berarti pulsanya udah abis” hehehe...


Blog EntryRia Irawan boncengan sepeda sama Mick JaggerApr 11, '08 11:07 AM
for everyone

Waktu gue membongkar lemari buku tua yang isinya kebanyakkan buku pelajaran waktu SMP dulu, nggak sangka ada sebuah foto terselip dalam salah satu buku yang setelah gue ingat-ingat diambil dari guntingan majalah Tempo tahun 1988. Di foto itu tampak artis Indonesia, Ria Irawan berboncengan sepeda dengan pentolan grup musik rock asal Inggris, Mick Jagger.

Kok bisa? Kapan mereka ketemunya? Janjian olahraga bareng gitu?

Buat yang sudah bisa baca atau sudah remaja di tahun 1988 tentu akan ingat suatu peristiwa dimana Jagger datang ke Jakarta. Gue nggak ingat apakah Mick Jagger datang untuk liburan pribadi atau datang sebagai duta PBB ataukah memang ada konser Rolling Stones waktu itu. Yang pasti sih kedatangannya mengundang sejumlah media massa “heboh” untuk meliput. Ria Irawan, salah seorang bintang film, juga nggak mau kalah. Kalau nggak salah ingat, waktu itu Ria diutus sebuah majalah remaja (kayaknya majalah remaja wanita, namanya : Nona) untuk mewawancarai Mick  Jagger secara eksklusif. Sangat eksklusif karena sepanjang kedatangan Jagger di Jakarta, Ria menemani Jagger hampir 24 jam non stop (kecuali untuk mandi, dan tidur lho!). Seinget gue juga, ada satu kesempatan dimana Ria menemani Jagger jalan-jalan (mungkin) di kebun raya Bogor atau di Jogjakarta, nah disitulah Jagger memutuskan untuk menaiki sepeda ontel, dengan nggak lupa membonceng Ria, temannya selama di Indonesia.

Foto yang menghebohkan ini sayangnya cuma 1 saja, nggak ada foto lain atau memang gue yang kurang referensi bacaan jadi hanya 1 foto yang bisa gue simpan. Ngomong-ngomong, Ria Irawan & Mick Jaggernya sendiri  punya nggak ya foto ini?

 


Blog EntryFoto cabe masuk kontes foto !!!!Feb 22, '08 11:34 AM
for everyone
Nggak nyangka foto cabe gue diikut sertakan lomba foto di flickr. Fotografer amatiran bisa juga bersaing sama tukang potret pro...kalo nggak percaya klik aja nih http://www.flickr.com/groups/phonecam/discuss/72157603943088801/

Blog EntryMimpi tentang tidur itu sendiriDec 29, '07 9:23 AM
for everyone
Berhubung semalam sebelumnya gue pulang kerja lewat dari jam biasa (jam 9 PM baru pulang dari kantor, maklum akhir bulan+akhir tahun harus tutup buku...untung hari Jumat) nggak heran kalo hari ini abis sarapan gue langsung dilanda kantuk yang hebat. Semalam baru bisa tidur jam 00.30 WIB dan bangun lagi jam 06.30 WIB. Hasilnya jam 9 pagi gue memutuskan buat melanjutkan tidur lagi. Sebelumnya gue inget bahwa nanti jam 13.00 gue mau pergi sama Marcia ke Pasar Baru. Pikir-pikir paling gue tidur 1 jam doang, jadi nggak bakalan telat janji dong!
Nggak lama setelah gue memejamkan mata, gue tertidur pulas, tapi nggak lama gue udah bangun lagi. Gue liat jam dinding di kamar...oh baru jam 10, tapi kok masih ngantuk ya, terus gue tidur lagi. Sejam kemudian gue terbangun lagi, gue liat jam...ah baru jam 11, dan masih berasa ngantuk, lalu gue tidur lagi. Yang kedua ini gue bener-bener ngantuk banget tapi gue masih inget akan janji, jadi begitu jam menunjukkan angka 12, antara setengah ngantuk setengah bangun kembali gue melirik jam oh, masih jam 12, gue masih bisa tidur 30 menit lagi...dan ternyata gue bablas terus tidur sampai jam 3 sore! Oh no!
Begitu jam menunjukkan pukul 15.00 baru gue terbangun dengan kagetnya...astaga! gue kan ada janji sama Marcia, bisa-bisa dia mengira gue ingkar janji nih!
Bergegas gue ambil henpon dan melirik ke layarnya...waduh beneran ada beberapa missed call dari Marcia dan 1 buah gambar amplop tertutup (SMS gitu). Dengan perasaan bersalah sama Marcia gue baca tuh SMS, ternyata isinya melegakan banget,
From : Marcia
Time : 11.03

Message : Mbak, maaf nggak jadi pergi, mama ngajak kerumah sodara

Ah lega banget rasanya, soalnya Marcia ternyata batal juga buat pergi, berarti gue nggak ingkar janji dong?
Sekonyong-konyong gue rasanya kena tampar sesuatu, lantas tiba-tiba gue sadar, dan memandang ke dinding...lho kok baru jam 10.45 ???
Ya ampuuuunnn!!! Ternyata dari tadi tuh gue mimpi! Jadi gue itu baru tidur 105 menit alias 1 jam 45 menit...dan dalam tidur gue ternyata mimpi lagi tidur...walah....
Buru-buru gue liat layar henpon gue, ada 1 SMS masuk..gue baca isinya,
From : Marcia
Time : 09.45
Message : Mbak, maaf nggak bisa pergi, Mamaku ngajak pergi

Lucu juga ya? Ternyata mimpi tidur didalam tidur itu sendiri membawa sebuah pesan akan peristiwa yang sama persis dengan kejadian yang akan gue alami. Ngomong-ngomong pada pernah nggak sih mengalami peristiwa kayak gue gini?





Blog EntryMakanan favorit si kambingDec 25, '07 11:47 AM
for everyone
Waktu diajak ortu buat ziarah ke makam kakek, terlihat disana ada keluarga kambing lagi duduk-duduk santai dibawah pohon. Nggak lama, ada seekor kambing jantan muda (ini fotonya) datang mendekati makam disamping makam kakek yang masih segar bertabur bunga mawar. Dan si kambing ini langsung mengunyah bunga-bunga mawar ini dengan lahapnya...lho? doyan mawar juga? Ternyata kata penjaga makam, bukan cuma rumput yang dimakan kambing, tetapi bunga juga, apalagi bunga mawar...itu adalah makanan kambing paling favorit. Tapi kalo kambing makan bunga mawar, kenapa dagingnya nggak bau mawar yah?

Blog EntryKucingku hilangDec 20, '07 7:48 AM
for everyone
Dirumah gue pelihara 3 ekor kucing .Awalnya ada kucing betina berwarna belang tiga (putih, kuning, hitam) yang tiba-tiba nongol dirumah kalo nggak salah tahun 2003. Kucing ini duduk aja di depan pintu dapur dan nggak mau pergi-pergi, sampai akhirnya bokap gue memutuskan mending ini kucing dikasih makan aja. Jadilah kucing ini gue kasih nama Belang dan dia permanen tinggal dirumah gue. Setahun kemudian, Belang melahirkan 5 ekor anak kucing. Berhubung dia termasuk emak kucing yang males, dari 5 ekor anak, cuma 1 yang hidup, cewek, warnanya juga belang tiga, tapi mayoritas bulu berwarna putih yang menyelimuti tubuhnya. Warna kuning, hitam hanya menutupi ekor, kepala, dan 2 bundaran kecil di pinggul kanannya, makanya si anak cewek ini gue namakan Bintik. Tahun 2005, Belang kembali melahirkan beberapa ekor anak kucing, dan lagi-lagi dia males-malesan ngurusin anaknya, sehingga yang hidup cuma 1 orang, cowok, warnanya hitam putih, ekornya tidak panjang, melainkan keriting, kusut kayak brokoli, makanya gue namakan dia Bun-Bun.

Bintik, dan Bun-Bun tumbuh jadi 2 ekor kucing yang berbeda karakter. Bintik yg cewek, dilahirkan lebih cerdas dan tangkas. Dia suka berburu burung gereja, hobinya lari-lari ngejar tikus, kodok, jalan-jalan sampai jauh, dan yang paling mengherankan, dia hobi banget nganterin nyokap gue ke mesjid deket rumah (nyokap selalu shalat Maghrib di mesjid), menunggu nyokap sampai selesai shalat, dan nganterin nyokap lagi pulang kerumah.Sementara Bun-Bun tumbuh jadi kucing pemalas, hobinya tidur-tiduran terus dikursi teras, tiduuuurrr terus seharian sampai waktu makan tiba, bangun lagi, terus tidur lagi. Bun-Bun sangat suka bermanja-manja, alias dielus2 bodinya. Paling kalo dia insap nggak ngantuk-ngantuk, kerjaannya cuma menemani gue jalan-jalan diseputar halaman rumah.

Kedua anak Belang ini terus tinggal dirumah gue sampai awal April 2007 dimulailah petaka pertama, Bun-Bun menghilang nggak pulang-pulang sampai sekarang. Bokap sampai membuat suatu analisa, Bun-Bun yg males pasti hilangnya kalo nggak kesasar, apesnya dia mati entah keracunan, atau ketabrak mobil. Waktu Bun-Bun hilang gue sedih juga sih, masalahnya dia lebih gue sayang daripada 2 ekor yg lain. Soalnya badannya paling gemuk, dan bulunya paling bersih dibanding kakak dan ibunya.
Gue pikir, gue bakalan kehilangan Bun-Bun doang...eh ga taunya di awal Desember 2007, si Bintik juga ikutan hilang! Dia pergi abis sarapan dan nggak pulang-pulang. Yang paling sedih dari hilangnya Bintik, tentunya Nyokap gue. Malah nyokap gue sempet mimpiin si Bintik pulang, lari-lari di kamar nyokap, terus pergi lagi. Sebelumnya nyokap sepertinya sudah punya firasat, Bintik akan pergi, karena nggak biasanya si Bintik itu bandel, mencakar nyokap, nah sehari sebelum pergi, Bintik tiba-tiba aja mencakar nyokap sampai 2 kali.

Sekarang kucing gue kembali keasal, tinggal si Belang, well sepi juga rumah gue, abis si Belang itu juga udah tua, dan unik juga sih, sejak dia datang dirumah sampai sekarang, dia nggak pernah mengeong, diem aja, paling yang keliatan cuma mulutnya yg mangap-mangap membentuk kata "meong" tapi nggak pernah keluar suaranya. Jangan-jangan dia bisu kali ya?Kalo Belang itu manusia, pasti dia udah nangis nyariin anaknya, berhubung dia cuma seekor kucing, dianya cuek nggak ngerti apa-apaan, tinggal guenya aja yg sedih










Blog EntryEtika bertelephoneDec 9, '07 8:37 AM
for everyone
Beberapa hari ini gue sedang menghadapi berbagai peristiwa yang berhubungan dengan adab kesopanan. Yang pertama adalah seringnya gue mendapat telfon  dari seorang teman yang nggak dekat-dekat amat, dalam artian orang itu adalah temannya teman gue. Orang ini mungkin adalah jenis orang yang ramah dan suka ngobrol, dia menelfon gue untuk berkenalan dengan sopan dan kami berbicara panjang lebar. Awalnya semuanya oke-oke aja, gue pikir hal biasalah, ada orang pingin kenalan dan membuka jalur awal dengan percakapan telfon. Obrolan pertama memang lancar, kami membicarakan banyak hal, akan tetapi kian hari yang gue rasakan, orang ini mulai mengganggu hidup gue. Jadwal telfonnya memang terlalu gila buat orang yang bukan lagi remaja, saban hari bow! hanya untuk bertanya, “lagi ngapain?”, atau “loe hari ini ngapain aja seharian?” Memang sih pertanyaan tersebut adalah pertanyaan standar paling basi buat memulai percakapan telfon, tetapi kalau dilakukan terus menerus gue rasa ini sesuatu yang mengganggu dan nggak dapat dibiarkan. Gue mulai mengurangi jadwal bertelfon dengannya dengan cara nggak mengangkat telfonnya, dan dia dengan tenangnya terus mencoba telfon, sampai bisa tercatat lebih dari 5 missed call di layar hp gue . Kadang gue lagi bekerja pun, dia suka menelfon2 tanpa kenal waktu. Yang kedua juga dari teman yang gue kenal dari teman gue, dan lagi2 urusan telfon. Orang yang kedua ini nyaris sama dengan yang pertama, hanya saja sisi bagusnya, dia hanya menelfon kadang2 saja, tetapi “kadang-kadang”nya itu sering membuat darah gue mendidih karena kesal. Misalnya gue angkat telfonnya, dia akan berbicara panjang lebar tanpa bisa dihentikan kecuali gue langsung mematikan hp (switch off) . Orang ini berbicara hanya mengenai dirinya sendiri, bahkan soal privacy dirinya yang nggak pantas buat diceritakan. Kalaupun gue tidak sempat mengangkat telfonnya, dia akan mem”bombardir” gue dengan nelfon terus selama 15 menit tanpa henti, sehingga dilayar hp gue bisa tercatat lebih dari 50 missed call. Dari peristiwa yang gue alami ini, gue jadi berpikir, memang dijaman sekarang dimana sarana komunikasi sudah sedemikian canggih ternyata tidak seimbang dengan adab kesopanan, etiket dalam bertelfon. Bisa saja kita mempunyai telfon selular yang berharga lebih mahal dari harga motor, akan tetapi kalau tidak diikuti dengan adab, tata krama dalam menghargai orang lain, gue rasa hp mahal pun akan kehilangan kilaunya. Dan si empu telefon akan terlihat seperti manusia purba dengan seperangkat aksesoris yang canggih.

Blog EntryOleh-oleh dari toko bukuMar 11, '07 11:22 AM
for everyone

Pikir-pikir udah lama banget gue nggak membaca buku, dan otak gue udah mulai kucel dan suntuk, maka gue putuskan untuk refreshing sedikit dengan pergi ke toko buku Gramedia di Hero Gatot Subroto sana. Dan berhubung sore ini si EpiGO juga mau reunian sama teman2 SMPnya dan nggak mungkin juga rasanya gue buat ikut nimbrung (iyalah, orang nggak kenal!) ya mendingan gue jalan2 aja sendiri.
Jam 15.00 WIB nyampe disana dan dengan sigap gue mencari rak2 buku sastra. Ternyata hasil dari hampir 2 tahun nggak ke toko buku ya begini ini...”kalap” hehehe. Karena banyak buku baru yg menarik buat dibaca. So gue nyamber aja 7 buah buku. Enam buku tentang roman biasa, 1 buku tentang pengetahuan.
2 buku karya Seno Gumira Ajidarma, 1 karya Happy Salma, 1 karya Avi Basuki, 1 karya Dee, dan 1 karya Raditya Dika Nasution, 1 buku tentang mister mimpi. Yang terakhir ini merupakan karya terjemahan dari ahli mimpi luar negeri.
Harga buku rata2 diatas Rp.25.000 dan dibawah Rp 40.000 tapi ditotal2 belanjaan gue Rp. 232.500 bok! Kalo dipikir2, gimana orang Indonesia bisa suka membaca, sudahlah minat membacanya memang kurang ditambah harga buku yang sama sekali nggak bersahabat. Jadi impian untuk mencerdaskan bangsa kayaknya dalam 100 tahun kedepan belum ada kemajuan tuh...hehehe. Di toko buku juga orang yg datang buat membaca buku2 serius dan tebal2 itu juga sedikit. Rata2 remaja dan anak2 kecil yg datang cuma buat baca komik Jepang atau baca buku chicklit ditempat. Yg tuaan sedikit datang menemani anaknya, ngelirik2 sedikit buku2 agama, atau buku masakkan buat yg ibu2. Selebihnya mondar mandir sambil mengawasi anaknya dengan wajah jemu.
Satu jam disana gue cabut pulang, sampai rumah, bacaan yg gue baca pertama adalah buku karangan Raditya Dika yg berjudul CATATAN HARIAN KAMBING JANTAN. Kisah ini merupakan diary online (bahasa kerennya blog) yg kemudian dikemas dalam satu buku. Ceritanya sendiri nggak istimewa karena persis seperti sebuah buku harian khas remaja yang diterbitkan menjadi sebuah buku. Yang menyenangkan adalah keceriaan Dika dalam menghadapi situasi apapun. Tetap optimis khas remaja (mengingatkan gue akan novel Lupus, tapi yg ini versi abad 21) sekaligus bisa membuat gue merasa kembali remaja..hehehehe.
Buku kedua yg gue baca, adalah PULANG karya Happy Salma. Si manis berambut panjang yang juga pemain sinetron ternyata ikut pula terjun menulis sebuah buku. Dari banyak artis yg menulis buku (Dee, Rieke Dyah Pitaloka, Melly Goeslaw, Tamara Geraldine, dllsb) gue boleh acungi jempol buat Happy. Karena dalam novelnya dia bisa bertutur dengan bahasa teratur, halus dan lembut. Tata bahasa yg bagus mengingatkan gue akan roman Indonesia tahun 1970-an.Ceritanya sendiri diangkat dari keseharian yang ringan dengan tetap dipenuhi kesederhanaan dan kesantunan. Bagusnya, banyak hal-hal yang nggak ketebak sampai di akhir cerita. Semisal judul “Pulang” yg ternyata tentang pencarian seorang adik kepada sosok kakak untuk kemudian si kakak diajak pulang kampung menemui ibunya. Awalnya sih kita bakal terbawa alur kalau si kakak adalah seorang perempuan, tapi pada akhir cerita baru ketauan deh kalo ternyata si kakak ini adalah xxxxx (hihihi penasaran kan? Beli dan baca sendiri aja deh bukunya, hitung-hitung memberi nafkah Happy Salma)
Kalo karya Avi Basuki (dulunya juga model dan mantan peragawati terkenal) yang berjudul TANGO itu mengingatkan gue akan karya SGA (Seno Gumira Ajidarma). Dan gue bilang, Avi termasuk berhasil untuk menulis hampir sejajar dengan karya Seno, yaitu mulai pemikiran2 anehnya yang membuat gue yang seorang penggemar berat karya2 SGA senyum2 sendiri (kalo udah punya bukunya, baca deh yg judulnya “Kutukan Jengkol”). Tango sendiri terbagi dalam 2 bagian, yg pertama tentang tarian Tango (yang konon sedang digila-gilai Avi) dan yang kedua tentang bukan tangonah yg bukan tango ini nih Avi berimajinasi tentang banyak hal yang untuk orang kebanyakkan pasti dirasa tidak masuk akal.
Buku kumpulan cerpen karya Dee yang judulnya FILOSOFI KOPI cukup lumayan buat dibaca. Terus terang yang paling bagus (buat gue lho) adalah cerpen yg sama dengan judul bukunya. Sisa2nya cenderung biasa2 saja. Sedangkan buku yang lain, sampai gue nulis ini...belum ada yg sempat dibaca lagi....hehehe...tapi sesudah membaca 4 buku selama 4 hari berturut2, otak gue udah lumayan seger dan nggak kusut lagi ... hehehe.









Blog Entryhe is NOT my sonDec 1, '06 11:16 AM
for everyone
Bayi Rafi ini lahir dari pasangan temen gue (Ivan & Yusi) yang lahir 12 November 2006 lalu. Rafi merupakan hasil perjuangan Yusi selama 9 bulan mengandung dia, mulai dari tekanan darah Yusi yang selalu tinggi dibulan kehamilan ke 5, sampai Rafinya kelilit tali puser. Dokter sudah memvonis,"harus lahir caesar!". Tapi, seperti kebanyakkan perempuan, Yusi kepingin buat melahirkan secara normal, sampai-sampai dia bela-belain makan masakan tanpa garam sama sekali (biar tekanan darahnya kembali normal) dan banyak jalan kaki supaya si Rafi ini nggak kelilit tali puser melulu. Upaya yang dilakukan Yusi berhasil juga, pas memasuki bulan ke-9, tekanan darah Yusi sudah kembali normal, dan Rafinya udah nggak kelilit tali pusernya sendiri. Tapi.....ada masalah lain, ternyata pas hari H, Rafi tetep juga nggak mau nongol, biar diinduksi tetep Yusi nggak merasa mules2. Akhirnya daripada si Rafi tua didalam perut ibunya, mau nggak mau operasi caesar-lah digunakan supaya baik Yusi dan Rafi nyawanya terselamatkan. Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Sekarang Yusi dan Rafi dalam kondisi sehat. Semoga Rafi kelak tumbuh menjadi anak yang baik. Amin

Blog Entrythe art of kue cubitSep 8, '06 11:07 AM
for everyone
Sedianya photo kue cubit ini akan gue berikan ke seorang teman yang (katanya) seumur-umur nggak pernah melihat apalagi merasakan kue ini.
Sebagai teman yang kurang kerjaan, 2 hari yang lalu gue belilah 10 buah kue cubit (Rp.5.000,- di Kelapa Gading) untuk kemudian sebelum dimakan gue photo kue2 itu.
Maksudnya akan gue kirim gambarnya via e-mail, apa daya ternyata email accountnya semuanya sudah basi (e-mail gue failed melulu)
Jadi daripada mubazir lebih baik photo ini gue bagikan aja deh di blog, sekalian memasyarakatkan kue cubit



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help